Bocor Data Facebook = Tumbangnya Promosi Bisnis FB Ads

Opini - Media sosial terbesar yang didirkan mark akan ditutup dan sudah mendapat SP 2 dari kemeninfo. Bukan hanya Negara Amarika saja yang diduga bocornya data privasi facebook.

Data yang bagaimana yang bocor?
Apakah data termasuk untuk login , sperti username dan pasword . Atau hanya data yang bisa dilihat pada fb ads yang merupakan platfrom untuk kampanya menggunakan facabook.




Setau saya , Kalau data yang berada di facabook ads tidak menunjukan username dan privasi lain. Namun hanya menampilkan jenis kelamin, lokasi dan perangkat yang digunakan.

Dengan adanya Kasus bocornya data pada facebook, memang ada yang mengatakan facebook akan di blokir. Saya rasa ini berlebihan.

Karena kalau benar di blokir , Akibatnya para markating internet yang promosi menggunakan facebook akan rugi besar.

Bukan hanya sudah bermodal jutaan rupiah, akan tetapi omset dari dagang akan turun dratis. Sampai saat ini belum ada gambaran media lain yang menggantikan untuk promosi yang baik.  Kecuali langsung dari google.

Di Amerika data yang di gunakan untuk keperluan kampanye trump. Yang diduga dibiayai  oleh rusia. Atas alasan itulah Indonesia juga dianggap akan melakukan hal samacam itu untuk keperluan Pilpers mendatang.

Dan memang yang menggemborkan berita berita facediblokir dan bbcor data untuk pilpers ya kalangan itu itu saja.

Kalau saya peribadi tidak rugi kalau facebook di blokir untuk selamanya. Yang penting jangan Youtube dan adsense. Hehe

Opini saya mengenai Bocornya data fb . ya semacam itu , data yang di lihat dari dasbord fb ads. Kenapa fb bisa menggunakan data pengguna untuk keperluan kampanye.

Yang salah siapa coba?
Pengguna dengan iklas memberikan data, memasukan data di profil fb. Mulai dari nomer hp, hobi , pekerjaan hingga alamat lengkap.

nah, data itulah yang digunakan untuk data kampanya di fb ads. dari data itulah bisa kampanye berdasarkan Umur, Geografi dan minat.

Pengguna facebook harus membaca ketentuan Kebijakan pengguna. Ketika mau menggunakan fb ya harus patuh terhadap term nya.

Saya rasa bocornya data fb tidak parah banget, maksudnya tidak sampai tau sandi dan username. hanya data yang boleh dilhat secara publik dan pengguna sendiri yang mengatur.

Kira-kira akan bagaimana nih kasus  ini. Apakah mark tidak bisa bertanggung jawab hingga di blokir. atau aman saja.

Memang benar, Pendiri mengakui atas kesalahan ini. Data digunakan untuk kampanye trump pada pilpers tahun 2016.
Selama trump masih jadi presiden , tidak akan di blokir. haha.. benarka begitu?

Bocornya data untuk keperluan Kampanye. Kampanye apa  saja termasuk jualan Produk. Facbook memberikan data pada orang yang mau kampanye melalui fb ads.  Bukan senonoh menjual . Saya rasa seperti ini.

Supaya data anda tidak digunakan kampanya. ya jangan isi identitas yang lengkap. atau sama sekali jangan gunakan media sosial milik mark.

0 komentar: